NAD+ adalah kata kunci saat ini. Semua orang membicarakannya. Metabolit ini mendorong fungsi mitokondria, yang mendorong umur panjang. Masalahnya? Levelnya menurun seiring bertambahnya usia. Otot menghilang. Metabolisme terhenti. Ini bukanlah lintasan yang menyenangkan.
Kita tahu suplemen NMN dan NR dapat membantu mengisi ulang tangki. Namun penelitian baru menunjukkan sumber yang tidak terduga: bawang putih tua. Bukan cengkeh mentah. Jenis ekstraknya. Diterbitkan di Cell Metabolism, penelitian ini menunjukkan bahwa bawang putih mungkin mendukung kesehatan otot dengan cara yang hampir tidak ada hubungannya dengan otot itu sendiri.
Berikut rinciannya.
Sinyal Tersembunyi
Senyawa tersebut disebut S-1-propenyl-L-cystenine (S1PC). Ia hidup di dalam ekstrak bawang putih tua. Penelitian sebelumnya mengisyaratkan adanya manfaat bagi kesehatan jantung, metabolisme energi, dan penuaan, namun mekanismenya masih belum jelas. Mengapa ini berhasil?
Para peneliti menginginkan jawaban. Mereka menggunakan kultur sel, tikus berumur, dan melakukan uji coba terkontrol plasebo pada 40 orang dewasa. Target mereka? metabolisme NAD+. Jalur emas penuaan.
Namun sinyalnya tidak langsung menuju ke otot. Itu terlalu sederhana. Sebaliknya, eNAMPT menuju ke hipotalamus. Bagian otak yang mengatur metabolisme, sistem saraf, keseluruhan shebang. Dari sana, otak mengirimkan ping ke otot rangka.
Komunikasi adalah kuncinya.
Setelah delapan bulan, tikus yang diberi perlakuan tidak bertambah besar. Tapi mereka lebih kuat. Pegangan yang lebih baik. Kurang lemah. Output kekuatan lebih tinggi. Kualitas otot meningkat, ukuran tetap sama. Ini soal efisiensi, bukan massa.
Mereka juga melihat lebih banyak protein terkait dengan produksi energi di jaringan. Kesehatan metabolisme membaik.
Hubungan Manusia
Apakah ini berhasil pada manusia? Data di sini lebih tipis. Orang dewasa di atas 40 tahun dengan berat badan dan kadar lemak normal menggunakan S1PC. eNAMPT mereka yang beredar naik.
Sama seperti tikus.
Jalur sinyal lemak ke otak tampaknya juga aktif pada manusia. Atau setidaknya responsif terhadap bawang putih. Tapi tunggu dulu.
Para peneliti tidak mengukur kekuatan manusia. Tidak ada tes cengkeraman. Tidak ada pemeriksaan mobilitas. Hanya penanda darah. Dosis akut tunggal digunakan, jadi kami tidak tahu apakah ini membantu kesehatan dalam jangka panjang. Itu sebuah petunjuk, bukan palu.
Sinyal bergerak dari jaringan lemak, melalui otak, ke otot. Jaringan ketahanan tripartit.
Jadi, apa yang harus kamu lakukan? Berhenti membeli bawang putih dan mulailah mengangkat. Dengan serius. Cara terbaik untuk melindungi otot tetap dengan latihan ketahanan. Jaga komposisi tubuh tetap terkendali. Tidur nyenyak.
Bawang putih mungkin mengubah sinyalnya. Itu tidak akan menggantikan barbel.
