Norman Ross bukan hanya seorang perenang. Dia adalah kekuatan alam di air dan pengganggu di darat. Lahir di Portland, Oregon, pada tahun 1896, ia menjadi salah satu atlet paling berprestasi di masanya sebelum menjadi disc jockey musik klasik pertama di Amerika.
Kisahnya dimulai dengan bakat mentah. Ross kuliah di Universitas Stanford, tempat dia mengasah keahliannya. Pada tahun 1916, ia telah mencetak rekor dunia pertamanya dalam gaya bebas 220 yard. Itu adalah tanda yang akan datang. Tahun berikutnya, ia merebut gelar juara luar ruangan nasional Amateur Athletic Union (AAU) dalam lomba lari 440 yard. Dia mempertahankan mahkota itu pada tahun 1920. Dia juga menambahkan kejuaraan luar ruangan satu mil AAU ke sabuknya pada tahun yang sama. Empat kejuaraan AAU dalam ruangan diikuti. Dia mendominasi kolam.
Namun Ross melakukan lebih dari sekedar berenang cepat. Dia bertugas di Angkatan Darat AS selama Perang Dunia I. Jenderal John J. Pershing memberinya penghargaan karena keberaniannya. Disiplin militer itu mengikutinya hingga Olimpiade Antwerpen 1920.
Pemberontakan Antwerpen
Perjalanan ke Belgia adalah sebuah bencana. Tim Olimpiade AS berlayar dengan kapal pemakaman yang penuh sesak. Mereka diberi tempat tinggal sementara di sebuah sekolah di Antwerpen. Kondisinya kumuh. Kebanyakan atlet akan tetap diam. Mereka ingin menjaga medali mereka tetap aman.
Ross tidak tinggal diam. Dia memimpin pemberontakan para atlet melawan komite Olimpiade Amerika. Dia menolak menerima perlakuan buruk tersebut.
Meskipun terjadi kekacauan, dia mendominasi air. Ia memenangkan perlombaan gaya bebas 400 meter. Ia memenangkan perlombaan gaya bebas 1.500 meter. Ia juga berenang di tim estafet 4 × 200 meter yang menang. Itu berarti tiga medali emas. Ia juga berkompetisi untuk tim polo air AS, yang meraih medali perunggu.
Warisan Stamina
Ross terkenal karena staminanya yang luar biasa. Dia mencetak rekor dunia individu dalam lomba gaya bebas 400 dan 800 meter. Dia juga mencetak rekor dalam balapan yang kini dihentikan. Perlombaan gaya bebas 220-, 300-, 440-, 500-, dan 880 yard. Perlombaan gaya bebas 300 dan 500 meter. Dia mencetak lebih dari 10 rekor dunia secara total.
Kariernya jauh melampaui berenang. Selama Perang Dunia II, ia menjabat sebagai ajudan James H. Doolittle, seorang jenderal Angkatan Udara AS. Belakangan, dia menemukan sorotan yang berbeda. Ia menjadi disc jockey musik klasik pertama di Amerika. Dia menyiarkan selama bertahun-tahun di stasiun radio Chicago.
Ross meninggal di Evanston, Illinois, pada 19 Juni 1953. Ia menerima gelar sarjana hukum dari Universitas Northwestern setelah berenang. Namun namanya tetap terikat pada momen tertentu dalam sejarah Olimpiade. Inilah saatnya seorang atlet memutuskan bahwa martabat lebih penting daripada protokol.
Dia memimpin pemberontakan para atlet melawan komite Olimpiade Amerika. Meski dalam kondisi sulit, ia memenangkan lomba gaya bebas 400 meter dan 1.500 meter.





















