Mengapa Orang Sardinia yang Berusia Centenarian Hidup Lebih Lama dari Anda: Ini Bukan Hanya Minyak Zaitun

0
17

Anda mungkin tahu Zona Biru. Anda tahu pola makannya. Kacang-kacangan, biji-bijian, minyak zaitun, banyak sayuran berdaun hijau. Ini adalah hal yang bersih. Tampaknya ini juga hanya separuh cerita.

Para peneliti di Sardinia telah menggali datanya. Mereka mengamati 125 orang dewasa berusia 71 hingga 101 tahun. Setengahnya berasal dari kawasan Zona Biru yang terkenal. Separuh lainnya berasal dari komunitas pedesaan terdekat.

Mengapa membandingkannya? Untuk mengisolasi variabel. Kedua kelompok memiliki lingkungan yang serupa. Keduanya tetap aktif. Berkebun, pekerjaan pekarangan, pergerakan sehari-hari—mereka semua melakukannya. Dasar kognitif mereka juga serupa. Perbedaannya bukanlah perbedaan mencolok dalam gaya hidup atau akses terhadap perawatan.

Jadi, apa yang membedakan orang-orang Sardinia yang berumur seratus tahun dengan rekan-rekan mereka?

Itu bukan makanannya. Itu bukan latihannya. Begitulah cara pikiran mereka bekerja.

Psikologi Umur Panjang: Keterbukaan Itu Penting

Studi ini menyoroti keterbukaan terhadap pengalaman sebagai pembeda utama. Ciri kepribadian ini bukan tentang menjadi ekstrover atau ekstrover. Ini tentang rasa ingin tahu. Fleksibilitas. Kesediaan untuk mencoba hal-hal baru.

Penduduk Sardinia dalam penelitian ini juga mendapat skor kompetensi emosional yang lebih tinggi. Mereka memiliki strategi penanggulangan yang lebih baik. Ketika kehidupan berubah drastis, mereka tidak hancur. Mereka beradaptasi.

Dan mereka menghabiskan lebih banyak waktu untuk melakukan hal-hal yang menantang otak dan tubuh mereka.

Berapa Banyak Waktu yang Dihabiskan Para Centenarian untuk Hobi?

Inilah detail konkrit yang mengubah narasinya:

Para centenarian Sardinia ini mencurahkan lebih dari 11 jam seminggu untuk melakukan aktivitas yang melibatkan mental dan fisik. Pikirkan membaca. Acara komunitas. Hobi yang membutuhkan fokus.

Tetangga mereka? Kurang dari tujuh jam.

Kesenjangan tersebut—empat jam seminggu—mungkin terdengar sepele di atas kertas. Dalam skema besar satu abad? Ini sangat besar.

Ini bukan tentang tetap “sibuk”. Ini tentang tetap terlibat.

Orang-orang lanjut usia ini tidak hanya menghabiskan waktu. Mereka sedang belajar. Menghubungkan. Membangun keterampilan. Mereka menemukan aktivitas yang menuntut perhatian. Tuntutan itu membuat mereka tetap tajam. Itu membuat mereka tetap terhubung. Itu membuat mereka tetap hidup.

Mengapa Respon Stres Mendefinisikan Penuaan yang Sehat

Studi ini juga mengamati neurotisme. Itulah sifat yang terkait dengan kekhawatiran kronis, keraguan diri, dan emosi negatif.

Pada kedua kelompok, neurotisisme yang tinggi berkorelasi dengan kualitas hidup yang berhubungan dengan kesehatan yang lebih buruk.

Apakah ini berarti Anda akan dikutuk jika terkadang Anda merasa khawatir? Tidak. Kepribadian ada pada suatu spektrum. Genetika berperan. Pengalaman hidup membentuknya.

Namun polanya jelas: respons stres yang biasa itu penting. Orang yang mampu mengatasi masalah dengan lebih baik—secara emosional dan psikologis—melaporkan juga merasa lebih baik secara fisik. Bahkan ketika tantangan muncul.

Penuaan yang sehat tidak hanya dibangun melalui apa yang Anda makan atau cara Anda bergerak. Itu dibentuk oleh apakah Anda tetap penasaran.

Melampaui Diet Zona Biru yang “Sempurna”.

Kami memperlakukan diet Blue Zone seperti sebuah produk. Belilah minyak zaitun. Tambahkan kacang. Centang kotaknya. Sangat mudah untuk mengemasnya. Sangat mudah untuk menjualnya.

Itu juga tidak lengkap.

Penelitian menunjukkan bahwa ada hal yang lebih sulit untuk dikemas. Lebih sulit untuk membeli secara online. Anda tidak bisa memasukkan “keterbukaan terhadap pengalaman” ke dalam keranjang belanja.

Jadi apa yang kamu lakukan?

Anda bergabung dengan klub buku. Anda belajar Pickball pada usia 65 tahun. Anda merawat taman. Anda menjadi sukarelawan. Anda mengambil kelas seni. Anda tetap ingin tahu tentang dunia.

Ini tentang investasi.

Orang Sardinia tidak fokus pada apa yang telah hilang seiring bertambahnya usia. Mereka fokus pada apa yang masih bisa mereka lakukan. Mereka berinvestasi pada kemampuan mereka.

Selama bertahun-tahun, kami telah mencari komunitas-komunitas ini untuk diet panjang umur yang ajaib. Kami melewatkan arsitektur psikologis di bawahnya.

Kesimpulannya bukanlah berhenti makan sayur. Kesimpulannya adalah mulai mengajukan pertanyaan yang lebih baik tentang kehidupan Anda sendiri. Bagaimana Anda menangani stres? Apakah kamu penasaran? Kapan terakhir kali Anda mencoba sesuatu yang baru?

Makanannya membantu. Tapi pikiran? Pikiran mungkin menyimpan rahasia sebenarnya.