Paprika mendapat perhatian semua orang. Dan memang demikian adanya. Satu cangkir paprika merah cincang memberi Anda 191 miligram vitamin c. Itu kira-kira 212% dari nilai harian Anda. Ini adalah pembangkit tenaga listrik.
Namun jika Anda ingin memaksimalkan nutrisi peningkat kekebalan tubuh, ini bukanlah satu-satunya pilihan. Faktanya, beberapa buah dan sayuran lain lebih bermanfaat. Anda hanya perlu tahu di mana mencarinya.
Ceri Acerola
Kandungan vitamin C: 1.650 mg (1.833% DV per 1 cangkir)
Juga dikenal sebagai ceri Barbados atau ceri India Barat. Buah-buahan kecil ini mengandung dosis vitamin c yang terkonsentrasi. Rasanya manis dan asam. Mereka juga menghasilkan flavonoid dan antosianin—antioksidan yang membantu melindungi sel.
Sisi negatifnya? Mereka membusuk dengan cepat. Ceri acerola segar jarang ditemukan di sebagian besar supermarket. Anda akan lebih sering melihatnya dibekukan, dibuat jus, dihaluskan, atau dijadikan bubuk. Tambahkan pure ke yogurt. Haluskan menjadi smoothie. Sadarilah bahwa jam mulai berdetak saat Anda membelinya segar.
Pinggul Mawar
Kandungan vitamin C: 541 mg (601% DV per 1 cangkir)
Ini adalah buah kecil berwarna oranye kemerahan yang ditinggalkan oleh tanaman mawar. Kaya serat dan polifenol. Polifenol tersebut membantu menurunkan peradangan. Mereka juga melindungi sel dari stres oksidatif.
Bisakah Anda memakannya mentah? Ya. Tapi Anda harus membuang biji bagian dalam dan bulu-bulu halus yang mengganggu itu. Mentah adalah yang terbaik untuk mengawetkan vitamin c. Panas dan cahaya memecahnya. Gunakan untuk membuat teh, selai, atau sirup. Atau keringkan untuk dijadikan bubuk untuk ditaburkan pada makanan.
Jambu biji
Kandungan vitamin C: 376 mg (417% DV per 1 cangkir)
Jambu biji menawarkan hampir dua kali lipat vitamin c dibandingkan secangkir cabai merah cincang. Profil rasanya manis dengan sedikit rasa asam. Dagingnya berkisar dari putih dan kuning hingga merah muda dan merah.
Itu juga sarat dengan serat, folat, potasium. Makanlah buahnya sendiri. Masukkan potongan ke dalam salad. Atau haluskan untuk dijadikan smoothie. Anda tidak bisa salah di sini.
Cabai Hijau
Kandungan vitamin C: 364 mg (404% DV per 1 cangkir, cincang)
Ini bukan hanya untuk panas. Mereka mengandung karotenoid dan capsaicin. Senyawa itulah yang membuatnya pedas. Ini juga menyediakan vitamin c yang signifikan.
Apakah Anda akan makan satu cangkir penuh sekaligus? Mungkin tidak. Tetapi jumlah yang lebih kecil pun akan menambah kepadatan nutrisi dan rasa. Masukkan ke dalam salsa, sup, tumis. Gunakan dalam telur atau taco. Gigitan kecil membuat perbedaan besar.
Kismis Hitam
Kandungan vitamin C: 203 mg (226% DV per 1 cangkir)
Sedikit lebih tinggi dari paprika merah. Kismis hitam berukuran kecil, asam, dan berwarna ungu tua. Warna itu berasal dari antosianin. Mereka juga menghadirkan serat ke meja.
Menemukannya segar bisa menjadi perburuan. Periksa toko kelontong khusus. Cari opsi beku di internet. Anda juga bisa menemukannya sebagai jus, selai, atau buah kering. Perhatikan label pada versi yang diproses. Gula tambahan bisa masuk dengan mudah.
Sawi Bayam
Kandungan vitamin C: 195 mg (217% DV per 1 cangkir, cincang)*
Catatan: Meskipun teks sumber mencantumkan 195mg, data nutrisi standar untuk bayam sawi bervariasi, tetapi artikel ini mengutipnya karena mengandung sedikit lebih banyak vitamin c daripada paprika merah.
Daun hijau ini memiliki rasa yang ringan dan pedas. Itu dikemas dengan serat, folat, kalsium, dan potasium. Makanlah mentah dalam salad. Masukkan ke dalam sandwich. Atau masak sebentar. Ini bekerja dengan baik dalam sup dan tumis. Anda mungkin melihatnya diberi label “tendergreen” atau komatsuna. Carilah di pasar Asia atau di kios petani.
Berapa Banyak yang Sebenarnya Anda Butuhkan?
Tubuh Anda tidak memproduksi vitamin c sendiri. Anda harus mendapatkannya dari makanan atau suplemen.
Inilah garis dasarnya:
– Wanita dewasa: 75 mg setiap hari
– Pria dewasa: 90 mg setiap hari
Kehamilan mengubah perhitungan. Anda membutuhkan 85 mg setiap hari. Menyusui mendorongnya hingga 120 mg. Perokok? Anda membutuhkan tambahan 35 mg per hari untuk melawan stres oksidatif.
Mengapa itu penting? Ini mendukung fungsi kekebalan tubuh. Ini membantu membangun kolagen. Ini melindungi sel dari kerusakan. Ini juga meningkatkan penyerapan zat besi dari makanan nabati. Bagian terakhir adalah kunci bagi vegetarian dan vegan.
Mendapatkan cukup berarti variasi. Jangan hanya mengandalkan satu sumber saja. Campurkan buah-buahan segar dengan sayuran hijau. Masukkan beberapa cabai. Cobalah buah beri yang belum pernah Anda gunakan sebelumnya.
Tubuh Anda akan berterima kasih. Atau setidaknya, ini akan tetap berfungsi dengan benar. Itu harus diperhitungkan.


























