Mengapa tidur dengan kaus kaki membantu Anda tertidur lebih cepat dan nyenyak?

0
23

Anda mungkin lupa tips tidur yang paling sederhana. Jika Anda mendapati diri Anda berbaring menatap langit-langit menunggu kesadaran memudar, pertimbangkan untuk mengenakan kaus kaki. Kedengarannya seperti hal kecil. tidak. Penelitian menunjukkan bahwa intervensi kecil ini dapat membantu Anda tertidur sekitar 15 menit lebih cepat dan mengurangi frekuensi terbangun di malam hari.

Alasannya tidak ada hubungannya dengan kenyamanan. Ini tentang kerja sama fisika dan biologi. Untuk memahami cara kerjanya, Anda perlu memahami cara tubuh Anda memproses panas saat matahari terbenam.

Penurunan suhu inti

Pada siang hari, termostat internal berkisar pada 98,6 derajat Fahrenheit (37 derajat Celcius). Pada malam hari? Itu turun. Selama 6-7 jam tidur, suhu inti tubuh Anda bisa turun sebanyak 2 derajat (1,2 Celcius).

Ini bukanlah suatu kesalahan. Itu sebuah fitur.

Otak menggunakan pendinginan bertahap ini sebagai sinyal untuk mematikan kewaspadaan. Semakin cepat Anda menurunkan suhu tubuh, semakin cepat Anda bisa tertidur. Tubuh mengaturnya melalui pembuluh darah di kulit. Ketika cuaca terlalu panas, otak melebarkan pembuluh darah ini (vasodilatasi), memindahkan darah hangat dari pusat ke permukaan untuk melepaskan panas. Jika terlalu dingin, ia akan menyusut.

Ini membuat kami berdiri tegak.

Mengapa kaki adalah kunci tidur

Tangan dan kaki berbeda dengan bagian tubuh lainnya. mereka tidak memiliki rambut. Mereka memiliki lebih sedikit isolasi. Hal ini menjadikannya penukar panas paling efisien yang dimiliki tubuh Anda.

Menghangatkan kaki sebelum tidur (dengan merendamnya dalam air hangat atau sekadar mengenakan kaus kaki) menyebabkan pembuluh darah di anggota tubuh Anda melebar. Darah hangat mengalir ke permukaan. Panasnya hilang. Suhu tubuh Anda turun lebih cepat dibandingkan dengan telanjang kaki dingin.

Peneliti menyebut perbedaan suhu antara anggota badan dan perut sebagai gradien suhu kulit distal-proksimal (DPG). Gradien ini adalah prediktor terkuat seberapa cepat Anda akan tertidur.

Lebih penting dari hipnosis. Ini lebih penting daripada mengonsumsi suplemen melatonin.

Koneksi neurologis

Faktor neurologis juga terlibat. “Termostat” otak terletak di area preoptik/hipotalamus anterior (PO/AH). Wilayah ini mengandung neuron termosensitif (WSN).

Neuron-neuron ini bekerja lebih cepat ketika ada perbedaan suhu yang besar antara tubuh dan anggota tubuh.

Inilah bagian yang aneh. Ketika kita memasuki gelombang lambat atau tidur “lelap”, laju pengaktifan WSN meningkat secara dramatis. Secara bertahap berkurang saat Anda bangun. Hal ini menunjukkan bahwa neuron ini membantu menghasilkan sensasi kantuk. Menghangatkan kaki Anda dapat merangsang neuron ini lebih lanjut, sehingga membantu Anda tertidur lebih lama.

Bukti Dari Lapangan

Sains mendukung intuisi. Dalam sebuah penelitian kecil, peneliti Korea menguji “kaus kaki tidur” khusus (tampaknya merupakan produk konsumen asli Korea).

Hasilnya spesifik.
– Permulaan tidur lebih cepat.
– Total waktu tidur meningkat rata-rata 30 menit.
– Jumlah terbangun di malam hari berkurang setengahnya.

Jika Anda khawatir akan kepanasan, pilihlah kaus kaki yang terbuat dari serat alami yang dapat menyerap keringat. Hindari bahan sintetis yang tebal karena bahan tersebut memerangkap panas di kulit Anda alih-alih melepaskannya.

Bonus untuk Pasangan

Jika menurut Anda mengenakan kaus kaki di tempat tidur tidak romantis, pertimbangkan datanya. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa 80% pasangan yang tidur dengan kaus kaki mencapai orgasme. Hanya 50% pasangan yang tidak memakai kaus kaki melaporkan hal yang sama.

Kaki yang dingin bisa mengganggu. Hal-hal tersebut juga merupakan hambatan dalam menjalin hubungan.

Ini bukan sihir. Termodinamika dan sinyal saraf bekerja sama untuk mendorong istirahat. Tidak diperlukan rutinitas yang rumit. Anda hanya perlu menjaga ekstremitas Anda tetap hangat untuk mendinginkan inti Anda.

Sisanya adalah biologi.