Apa yang sebenarnya terjadi ketika sperma bertemu sel telur: dasar-dasar pembuahan manusia

0
4

Pembuahan adalah saat yang tepat dimulainya kehidupan manusia. Ini bukanlah proses yang lambat dan lembut. Ini adalah peristiwa biologis cepat di mana sel kelamin laki-laki, atau sperma, menyatu dengan sel kelamin perempuan, atau sel telur. Ketika fusi ini terjadi, materi genetik dari kedua orang tuanya bergabung membentuk satu sel yang disebut zigot. Zigot itu kemudian mulai membelah untuk membentuk embrio.

Cara kerja balapan

Pada manusia, perjalanan menuju pembuahan adalah sebuah sprint melalui jalur tertentu. Setelah masuk ke dalam vagina, sperma harus berjalan melalui rahim untuk mencapai saluran tuba. Di sinilah aksi terjadi.

Sel telur biasanya dilepaskan dari ovarium dua atau tiga hari sebelum pembuahan terjadi. Pada saat sperma tiba, mereka sudah menunggu di saluran tuba. Mereka mengelilingi telur dalam awan sel.

Mengapa hanya satu sperma yang menang

Anda mungkin bertanya-tanya mengapa ribuan sperma tidak berkumpul di dalam sel telur. Jawabannya terletak pada membran sel.

Begitu satu sperma menyatu dengan membran sel telur, lapisan luarnya langsung berubah. Itu menjadi kebal terhadap semua sperma lainnya. Mekanisme ini memastikan zigot yang dihasilkan memiliki jumlah kromosom yang benar: 23 dari ibu dan 23 dari ayah.

Penggabungan kromosom sel telur dan sperma adalah langkah penentu yang mengubah dua sel terpisah menjadi satu embrio yang sedang berkembang.

Hal ini sesuai dengan gambaran yang lebih besar

Proses spesifik ini berbeda dari konsep biologis lain seperti pembuahan sendiri atau pembuahan silang, yang berlaku untuk organisme berbeda. Pada manusia, prosesnya terjadi antara dua gamet yang berbeda. Memahami mekanisme dasar ini membantu menjelaskan mengapa waktu sangat penting dalam pembuahan. Sel telur memiliki masa hidup yang pendek, dan sperma harus berada di tempat yang tepat, pada waktu yang tepat, untuk memicu fusi terakhir tersebut.