Amerika Serikat menghadapi kenyataan pahit: negara ini memimpin dunia dalam hal kekerasan bersenjata, dan senjata api kini menjadi penyebab kematian nomor satu pada anak-anak, bahkan melebihi kecelakaan mobil dan kanker. Mengingat tingginya prevalensi senjata api – lebih dari 120 untuk setiap 100 orang – mengetahui pertolongan pertama dasar untuk luka tembak merupakan keterampilan yang berpotensi menyelamatkan nyawa.
Ancaman utama setelah penembakan adalah kehilangan banyak darah secara cepat. Pukulan pada arteri utama bisa berakibat fatal hanya dalam waktu tiga hingga lima menit. Panduan ini menguraikan cara mengendalikan pendarahan hingga bantuan profesional tiba.
Menilai Situasi & Meminta Bantuan
Pertama, pastikan keselamatan Anda sendiri. Apakah penembaknya masih ada? Apakah kamu terluka? Anda tidak dapat membantu orang lain jika Anda sendiri yang menjadi korbannya. Setelah aman, segera beri tahu layanan darurat (911). Jika memungkinkan, delegasikan tugas ini kepada seseorang di sekitar saat Anda fokus pada orang yang terluka.
Banyak ruang publik sekarang menyediakan kotak P3K dengan kain kasa, sarung tangan, dan tourniquet serta peralatan CPR. Jika ada yang dapat diakses, kirim seseorang untuk mengambilnya. Namun, tindakan efektif dapat dilakukan bahkan tanpa perlengkapan khusus.
Menemukan dan Mengontrol Pendarahan
Identifikasi luka tembak. Darah mungkin terlihat di beberapa area, terutama jika peluru menembus tubuh. Dalam skenario korban massal, prioritaskan mereka yang masih sadar dan bernapas – mereka memiliki peluang tertinggi untuk bertahan hidup jika dilakukan intervensi segera.
Kunci untuk menghentikan kehilangan darah adalah tekanan langsung dan kuat. Lepaskan pakaian apa pun yang menutupi luka, lalu lakukan kompresi terus menerus dan kuat dengan kain bersih atau kain kasa. Tujuannya adalah untuk memperlambat pendarahan dan memungkinkan terjadinya pembekuan.
Kapan dan Bagaimana Menggunakan Tourniquet
Untuk pendarahan hebat di lengan atau tungkai, tourniquet tingkat medis adalah alat yang paling efektif. Oleskan tinggi dan kencang – dua hingga tiga inci di atas luka, pastikan Anda tidak memasukkan satu jari pun ke bawahnya.
Tourniquet yang dipasang dengan benar akan menimbulkan ketidaknyamanan bagi korban. Catat waktu yang tepat untuk melamar tenaga medis. Teruskan tekanan langsung pada luka bahkan setelah memasang tourniquet.
Hindari tourniquet buatan sendiri yang terbuat dari ikat pinggang atau pakaian. Cara ini seringkali tidak efektif dan dapat memperparah pendarahan. Jika tourniquet yang tepat tidak tersedia, berikan tekanan langsung.
Pertimbangan Penting
- Luka pada batang tubuh: Tekanan langsung adalah satu-satunya pengobatan langsung yang efektif sampai tenaga profesional tiba.
- Gerakan: Hindari gerakan yang tidak diperlukan pada korban untuk mencegah trauma lebih lanjut.
- Hipotermia: Tutupi korban dengan selimut untuk mencegah hilangnya panas tubuh.
Jangan Ragu, Berlatihlah
Ketakutan terbesar yang dimiliki banyak orang adalah memperburuk keadaan. Program pelatihan seperti Stop the Bleed dapat membangun kepercayaan diri dan memastikan Anda bertindak dengan benar dalam keadaan darurat. Sebagian besar negara bagian juga memiliki undang-undang Samaria yang Baik yang melindungi orang-orang dari dampak hukum ketika memberikan bantuan dengan itikad baik.
Mengetahui cara mengendalikan pendarahan dapat menghemat waktu. Dengan memberi tahu pihak berwenang, menemukan lukanya, dan melakukan kompresi, Anda dapat meningkatkan peluang korban tembakan untuk bertahan hidup secara signifikan.
