Oregano ( Origanum vulgare ) adalah ramuan umum dengan beragam potensi manfaat kesehatan. Meskipun penelitian masih terus berkembang, penelitian menunjukkan oregano kaya akan antioksidan dan nutrisi penting. Artikel ini menguraikan ilmu pengetahuan, apa yang kita ketahui, dan cara aman memasukkan oregano ke dalam makanan Anda.
Kekuatan Antioksidan dan Perlindungan Seluler
Oregano menonjol karena konsentrasi senyawa tumbuhannya yang tinggi. Ini termasuk asam fenolik (rosmarinic, chlorogenic, cinnamic) dan flavonoid (quercetin, apigenin, luteolin, kaempferol). Senyawa ini berperan sebagai antioksidan, melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.
Sebuah studi tahun 2022 terhadap tentara yang mengalami stres fisik yang intens menunjukkan bahwa 500 mg bubuk oregano secara signifikan meningkatkan kadar antioksidan dibandingkan dengan plasebo, sehingga mengurangi kerusakan otot dan stres oksidatif. Hal ini menunjukkan oregano dapat membantu pemulihan setelah aktivitas berat. Namun, perlu diingat bahwa dosis ini lebih tinggi dari asupan makanan pada umumnya, dan penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memastikan efek ini pada populasi yang lebih luas.
Selain Antioksidan: Potensi Efek Kesehatan
Penelitian pada hewan mengisyaratkan manfaat yang lebih luas: oregano mungkin memiliki sifat antikanker, anti-inflamasi, dan bahkan meningkatkan suasana hati. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa hal itu dapat menghambat pertumbuhan kanker tertentu (seperti kanker payudara di laboratorium) dan menawarkan efek anti-diabetes. Namun, penelitian ini menggunakan dosis yang sangat tinggi—jauh melebihi dosis yang dikonsumsi kebanyakan orang—sehingga penerapan langsung pada manusia masih belum terbukti.
Profil Nutrisi: Apa yang Ditawarkan Oregano?
Satu sendok makan oregano bubuk menyediakan:
- Kalori: 14.3
- Lemak: Kurang dari 1 gram
- Karbohidrat: 3,72 gram
- Serat: 2,28 gram
- Protein: Kurang dari 1 gram
- Vitamin K: 33,6 mcg (28% Nilai Harian)
- Mangan: 0,27 mg (12% Nilai Harian)
- Besi: 1,9 mg (11% Nilai Harian)
Hal ini menjadikan oregano sebagai sumber vitamin K (penting untuk pembekuan darah dan kesehatan tulang), mangan (penting untuk kekebalan, pembentukan tulang, dan pembekuan darah), dan zat besi (penting untuk energi, hormon, dan fungsi neurologis).
Suplemen vs. Ramuan Utuh: Mana yang Terbaik?
Oregano tersedia dalam bentuk ramuan, tetapi juga dalam bentuk suplemen (minyak atau ekstrak oregano). Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa minyak oregano mungkin meningkatkan fungsi kekebalan tubuh dan kesehatan usus, kemungkinan besar karena senyawa antimikroba dan antiinflamasinya. Tapi bukti manusia masih kurang. Untuk saat ini, mengandalkan ramuan utuh dalam makanan Anda adalah pendekatan yang lebih tepat.
Risiko dan Tindakan Pencegahan
Oregano umumnya aman dalam jumlah makanan normal. Konsumsi berlebihan bisa menyebabkan sakit perut ringan. Orang yang sedang hamil atau menyusui harus menghindari dosis besar karena potensi risiko keguguran atau bahaya pada bayi.
Orang yang alergi terhadap tanaman dalam keluarga Lamiaceae (kemangi, lavender, mint, dll.) juga dapat bereaksi terhadap oregano. Terakhir, mereka yang menggunakan pengencer darah harus berhati-hati: kandungan vitamin K yang tinggi pada oregano dapat mengganggu pengobatan.
Cara Menambahkan Oregano ke Diet Anda
Rasa Oregano yang kuat, bersahaja, dan sedikit pahit, menjadikannya makanan pokok masakan Mediterania. Anda bisa menggunakannya segar, tetapi oregano kering lebih umum digunakan. Berikut beberapa cara sederhana untuk menikmatinya:
- Saus salad: Tambahkan oregano kering untuk menambah rasa.
- Bumbunya: Masukkan ke dalam bumbu marinasi untuk daging, unggas, ikan, atau sayuran.
- Makanan panggang: Campurkan ke dalam adonan roti atau pizza.
- Sentuhan akhir: Taburkan oregano kering pada hidangan jadi seperti pizza, pasta, atau sup.
Kesimpulannya, oregano menawarkan serangkaian manfaat kesehatan potensial yang didukung oleh penelitian baru. Meskipun diperlukan lebih banyak penelitian pada manusia, memasukkan ramuan ini ke dalam makanan Anda adalah cara yang aman dan beraroma untuk menambahkan antioksidan dan nutrisi penting. Dekati suplemen dengan hati-hati, dan selalu konsultasikan dengan dokter Anda jika Anda memiliki kekhawatiran tentang interaksi dengan obat atau kondisi yang sudah ada sebelumnya.


























