Buatan Sendiri vs. Dibeli di Toko: Mengapa Memasak di Rumah Penting untuk Kesehatan Anda

0
8

Kenyamanan sering kali menang di dunia yang serba cepat saat ini. Memesan makanan untuk dibawa pulang atau mengambil makanan siap saji dari toko kelontong sangatlah mudah. Namun jika menyangkut kesehatan Anda, menyiapkan makanan di rumah menawarkan keuntungan yang signifikan. Penelitian secara konsisten menunjukkan bahwa orang yang memasak lebih sering akan makan lebih baik, memiliki berat badan lebih sedikit, dan memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit kronis.

Alasan intinya? Kontrol. Saat Anda memasak, Anda memutuskan apa yang dimasukkan ke dalam makanan Anda. Makanan restoran dan pilihan olahan sering kali mengandung gula tersembunyi, garam berlebihan, dan lemak tidak sehat.

Ilmu Pengetahuan Mendukungnya: Penelitian dari International Journal of Behavioral Nutrition and Physical Activity menegaskan bahwa makanan rumahan berhubungan dengan asupan serat, vitamin, dan mineral yang lebih tinggi, serta konsumsi makanan ultra-olahan yang lebih rendah. Ini bukan hanya tentang merasa baik; ini tentang mencegah masalah kesehatan jangka panjang.

Sembilan Makanan Lebih Baik Dibuat Dari Awal

Ahli diet terdaftar menyepakati beberapa makanan utama yang paling mendapat manfaat dari olahan buatan sendiri. Berikut rinciannya:

1. Telur: Lewati Mentega dan Garam

Telur restoran sering kali dimasak dengan mentega, garam, dan keju yang berlebihan. Mempersiapkannya di rumah memungkinkan Anda menambahkan sayuran, herba, dan rempah-rempah untuk menambah rasa tanpa natrium. Penambahan ini meningkatkan kualitas nutrisi dan dapat mengurangi risiko penyakit kronis.

2. Oatmeal: Kendalikan Asupan Gula Anda

Oatmeal kemasan terkenal mengandung tambahan gula. Membuatnya dari oat biasa memberi Anda kendali penuh. Tambahkan buah, kacang-kacangan, biji-bijian, atau bubuk protein untuk sarapan padat nutrisi yang tidak akan menyebabkan penurunan energi.

3. Sup: Kontrol Sodium Adalah Kuncinya

Sup kalengan mengandung natrium. Sup buatan sendiri memungkinkan Anda menggunakan kaldu rendah sodium dan menambahkan sayuran. Ini juga merupakan cara yang bagus untuk mengurangi limbah makanan dengan menggunakan bahan-bahan yang akan kadaluarsa.

4. Saus Tomat: Hindari Gula Tersembunyi

Saus tomat yang sudah jadi sering kali mengandung kadar natrium dan gula tersembunyi yang tinggi. Membuat sendiri dengan tomat kalengan segar atau rendah sodium, minyak zaitun, dan rempah-rempah memastikan rasa yang lebih sehat dan segar.

5. Yogurt Parfaits: Peningkatan Protein

Parfait yang dibeli di toko sering kali menggunakan yogurt rendah protein dan tambahan gula. Pilihlah yogurt Yunani tanpa rasa, yang menyediakan lebih dari 25 gram protein per porsi. Sesuaikan dengan buah beri, kacang-kacangan, dan biji-bijian untuk hidangan yang memuaskan dan kaya nutrisi.

6. Tumis: Hilangkan Saus Berat

Tumis di restoran bisa melebihi 1.000 kalori dan mengandung natrium untuk sehari. Versi buatan sendiri memungkinkan Anda mengontrol minyak, saus, dan bumbu untuk makanan yang lebih ringan dan sehat.

7. Pasta Salad: Lewati Bahan Pengawet

Salad pasta yang dibeli di toko sering kali mengandung minyak dan garam berlebih untuk pengawetan. Buat sendiri dengan pasta berbahan dasar gandum atau kacang-kacangan, vinaigrette sederhana, dan protein tanpa lemak untuk makanan seimbang.

8. Saus: Bahan Segar Itu Penting

Guacamole, saus kacang, atau hummus buatan sendiri memungkinkan Anda menghindari bahan pengawet dan mengontrol kadar natrium. Bahan-bahan segar membuat perbedaan.

9. Saus Salad: Hindari Bahan Tambahan Tersembunyi

Dressing yang dibeli di toko sering kali mengandung garam, gula, dan zat penstabil. Versi sederhana buatan sendiri dengan minyak, cuka, dan rempah-rempah lebih sehat dan enak.

Intinya

Meskipun kenyamanan memang menggoda, menyiapkan makanan di rumah menawarkan manfaat kesehatan yang jelas. Anda mengontrol bahan-bahannya, mengurangi gula dan natrium tersembunyi, dan meningkatkan asupan nutrisi penting. Ini adalah perubahan kecil yang berdampak besar pada kesejahteraan jangka panjang Anda.

Pada akhirnya, mengendalikan dapur berarti mengendalikan kesehatan Anda. Buktinya jelas: memasak di rumah bukan hanya tentang makanan yang lebih baik, namun tentang kehidupan yang lebih baik.